Info Pohon Trembesi Tentang Perdagangan mebel Kayu Trembesi

Pengecer furnitur Trembesi dari Jepara, furnitur kayu besar dan besar dari Trembesi atau kayu Meh, Suar dan bahkan beberapa yang menyebut kayu Ki Kijan, masih ada banyak balok kayu besar, jadi kami menawarkan nutrisi yang nyaman dan kompetitif, kekuatan besar dan solid akan terlihat mewah di kamar Anda.

Kayu Trembesi

Kayu trembesi dengan nama Latin Albizia saman (Jacq.) Merr. Juga Samanea Saman (Jacq.) Merr.) Ini adalah tanaman tinggi tinggi dengan mahkota yang sangat lebar. Sebelumnya, tanaman Tembesi ini populer sebagai tanaman bayangan, yang umumnya ditanam di pinggir jalan di Indonesia. Pohon trembesi ini memiliki berbagai julukan seperti Saman, Suar, Meh, Ki Rain dan Monkey Pod dan termasuk dalam genus Albizia.

kayu suar kurang populer dengan akar kayu biasa karena dapat merusak jalan-jalan dan bangunan di sekitarnya. Trembesi memiliki kemampuan untuk menyerap akuifer dan kotoran yang kuat dari cicadas yang hidup di pohon. Albizia Saman adalah pohon berbunga dari keluarga kacang polong. Trembesi ini berasal dari Amerika tropis, tetapi sekarang tersebar luas di daerah tropis. Di beberapa tempat juga mengganggu, karena dedaunan mencegah tanaman lain berkembang.

Nama Latin pohon Trembesi ini adalah Samanea Saman (pohon hujan). Pohon Trembesi ini awalnya hidup di Amerika Selatan dan hari ini tentu saja juga hidup di bawah iklim tropis. Tentu saja bisa mencapai pertumbuhan 25 meter dan diameter 30 meter.

Dinamai pohon hujan karena air yang sering menetes dari dedaunannya karena kemampuannya menyerap air dari tanah yang berat. Daun Trembesi juga sangat sensitif terhadap cahaya dan berdekatan dalam cuaca berawan (atau gelap), sehingga air hujan dapat menyentuh tanah secara langsung melalui dedaunan lebat pohon ini. Rumput bahkan lebih hijau di bawah pohon hujan daripada rumput yang mengelilinginya.
Pohon Tembesi dimaksudkan untuk ruang publik yang sangat besar seperti taman atau taman, halaman sekolah atau lokasi konstruksi dengan area tanah yang sangat besar.

Ciri-ciri pohon Trembesi mudah dikenali oleh karakteristik cabang-cabang pohon, yang berbentuk payung. Dan pohon Trembesi ini menjadi lebih lebar dari ketinggian pohon. Di tanah kelahirannya, pohon ini digunakan sebagai pohon menyusui di perkebunan dan taman.

Selain kelebihan trembesi yang disebutkan di atas, ternyata pohon trembesi juga mampu menyerap lusinan CO2 dari pohon biasa. Pohon trembesi dapat menyerap 28,5 ton karbon dioksida setiap tahun. (Diameter kanopi 15 meter). Bandingkan dengan pohon biasa yang dapat rata-rata 1 ton CO2 selama 20 tahun kehidupan mereka. Selain itu, pohon Trembesi dapat secara efektif mengurangi konsentrasi gas tanpa menjadi hijau dan menyerap air tanah yang kuat.

Karena kemampuannya menyerap CO2, pemerintah Indonesia mungkin telah meluncurkan program penanaman 1 miliar pada 2010 dengan Trembesi sebagai pohon utama yang akan ditanam. Buah dari pohon hujan Trembsi adalah bentuk lurus panjang, sedikit melengkung, memiliki panjang sekitar 10-20 cm, lebar 1,5 – 2 cm dan ketebalan sekitar 0,6 cm. Buahnya berwarna coklat kehitaman saat buahnya sudah matang. Benih dimasukkan ke dalam bubur merah-coklat yang sangat lengket dan manis, mengandung sekitar 5 hingga 25 biji dengan panjang 1,3 cm.

Albizia Saman dapat mencapai ketinggian rata-rata 30-40 m, lingkar pohon sekitar 4,5 m dan puncak pohon mencapai 40 – 60 m. Bentuk tangkai Tembesi yang tidak teratur terkadang terlipat dan menonjol. Daun komposit memiliki panjang batang sekitar 7-15 cm. [2]. Menimbang bahwa pohon Trembesi tua berwarna coklat dan permukaan kulitnya sangat kasar dan terlepas.

Pohon-pohon hujan mekar di bulan Mei dan Juni. Bunganya berwarna putih dan memiliki bintik-bintik merah muda di atas bulu. Panjang bunga adalah 10 cm dari putaran bunga ke ujung bunga musim semi. Tabung mahkota tingginya 3,7 cm dan memiliki sekitar 20-30 benang sari dengan panjang sekitar 3-5 cm. Bunga-bunga menghasilkan nektar untuk menarik serangga dan melanjutkan penyerbukan.

Daun Trembesi berubah menjadi hujan dan pada malam hari, oleh karena itu pohon Trembesi juga disebut pohon pada jam 5 sore. Kulit pohon hujan berwarna abu-abu di antara pohon-pohon muda, yang masih mulus. Sementara lebar daun sekitar 4-5 cm hijau tua, beludru di permukaan daun bawah, jika Anda memegangnya, Anda akan merasa lembut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *